CIREBON, AYOBANDUNG.COM--DPRD Kabupaten Cirebon meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucurkan tambahan anggaran untuk pembangunan di daerah tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka mengatakan, saat ini beberapa pembangunan di Kabupaten Cirebon perlu melibatkan provinsi dalam penambahan anggaran.

Hal ini menyusul adanya rencana Segitiga Rebana yang mencakup Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).

"Keterbatasan anggaran menjadi alasan pembangunan di Kabupaten Cirebon menjadi mandek," ujarnya kepada Ayocirebon.com, Senin 21 Juni 2021.

Menurutnya, sektor kepariwisataan misalnya seperti histori Kesultanan Cirebon yang belum ada sentuhan dari Pemprov Jabar. Padahal, hal ini bisa menjadi bagian dari pembangunan Segitiga Rebana.

"Seakan-akan kita menjadi garda terbelakang dalam perencanaan Segitiga Rebana," katanya.

Selanjutnya, pembangunan lapangan sepak bola Watubelah yang mandek selama tujuh tahun. Hal ini akibat keterbatasan anggaran di Kabupaten Cirebon yang tidak mencukupi.

Begitupula dengan kondisi jalan provinsi yang banyak berlubang serta penerangan jalan umum (PJU) yang belum memadai.

"Di sektor pendidikan kami juga ingin penambahan SMA serta SMK, agar dipersiapkan untuk Segitiga Rebana," ujarnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah bertemu dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil akhir Mei lalu. Teguh menjelaskan, gubernur menyambut baik usulan untuk beberapa perbaikan infrastruktur di Kabupaten Cirebon.

Bahkan, pihaknya pun bersama eksekutif sudah bertemu dengan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum bersama SKPD terkait atas usulan tersebut.

"Mereka merespons positif mudah-mudahan bisa terealisasi segera," ujarnya.