ASTANAANYAR, AYOBANDUNG.COM — 20 bangunan semi permanen di Gang Entit, Jalan Astanaanyar, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, dilalap api, Sabtu, 19 Juni 2021. Dari kesaksian warga, diduga api berasal dari korslet listrik yang memicu munculnya percikan api.

Asep Saefudin, salah seorang warga yang menyaksikan kebakaran dan sempat berusaha memadamkan api bersama warga lain, menyampaikan kronologis kejadian di rumah salah satu warga bernama Ikin. Menurut kejadian di rumah tetangga Asep tersebut, api mulai timbul dari percikan listrik.

“Saya dengar dari rumah Pak Ikin, kalau di sana katanya dari listrik,” ujar Asep di sekitar lokasi kejadian, Minggu, 20 Juni 2021.

Sementara itu, Asep pun menyampaikan kesaksian tetangga lain yang mengatakan adanya suara meletup-letup seperti percikan api. Suara itu terdengar beberapa saat sebelum api mulai membesar dan warga mulai panik.

Seorang warga lain bernama Rohman mengatakan kejadian berlangsung ketika kebanyakan orang sedang menjalani ibadah Maghrib sehingga api sempat tidak terpantau. Tahu-tahu api sudah membesar dan merembet hingga ke 20 rumah.

“Mungkin karena lagi salat Magrib kali ya, jadinya nggak kekontrol. Apinya membesar dengan cepat,” kata Rohman.

Banyaknya material yang mudah terbakar seperti kayu dan triplek pun memperbesar jilatan api di lokasi kejadian. Warga pun segera melapor ke Diskar PB Kota Bandung sekitar pukul 18.08 WIB, dan petugas Peleton 2 tiba di lokasi pada pukul 18.15 WIB.

Luas area yang terdampak api sekitar 574 m2. Petugas segera menangani api di sekitar lokasi sebelum melakukan pendinginan kepada bangunan. Penanganan usai sekitar pukul 21.55 WIB.

“Kisaran kerugian kurang lebih sekitar Rp 4, 018 miliar,” ujar Yusuf saat dikonfirmasi, Minggu 20 Juni 2021.

Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan petugas kurang lebih senilai Rp3,087 miliar.Salah satu bangunan yang berhasil diselamatkan dari kobaran api adalah masjid seluas 70 m2. Dua bangunan lain yang berhasil diselamatkan adalah rumah warga.

Sebanyak 78 jiwa diketahui menghuni 20 rumah semipermanen yang terbakar sekitar pukul 18.05 WIB itu. Dari kesekian korban, tidak ditemukan adanya korban jiwa dari kejadian tersebut.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial pun melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran, Minggu, 20 Juni 2021. Oded pun mengucapkan syukur karena tidak ada korban jiwa meski kebakarannya sendiri terjadi dalam area yang cukup masif.

“Masih perlu kita syukuri Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Oded di lokasi.

Oded mencatat kebakaran di Astanaanyar sebagai peringatan bagi seluruh masyarakat. Kejadian itu mengingatkan betapa pentingnya kehatian-hatian dalam menangani hal-hal yang berpotensi memicu bahaya, misalnya yang berkaitan dengan perlistrikan mengingat kebakaran di Astanaanyar diduga kuat berasal dari korslet listrik.

“Mari jadikan ini perhatian, dan tetap upayakan kehati-hatian kita supaya bisa menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkas Oded.