LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberlakukan kebijakan jam operasional untuk kafe, resto, dan PKL, hanya sampai pukul 19.00 WIB malam. Kebijakan ini sudah diputuskan oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial, pada Rabu, 16 Juni 2021.

Terkait hal itu, Aditya (23) menilai mestinya Pemerintah melihat lebih detail dan menjangkau lebih luas jika tak semua baik kafe, resto, dan PKL akan berjualan di waktu yang bersamaan.

"Kan, tidak semua kafe, resto, dan PKL berjualan di waktu yang sama, mestinya Pemerintah lebih jeli lagi lihat sebelum memutuskan suatu kebijakan," katanya kepada Ayobandung.com, Jumat, 18 Juni 2021.

Tak hanya itu, ia juga menilai jika penutupan kembali di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung tidaklah efektif. Menurutnya, banyak masyarakat yang masih bandel yang menerobos water barrier untuk penutupan jalan.

"Belum lagi ada oknum tertentu yang membantu pengendara buka jalan yang sudah ditutup," kata warga asal Kiaracondong ini.

Berbeda halnnya dengan Hanif (18). Ia mengaku baru tahu ketika kafe, resto, dan PKL, hanya boleh beroperasi sampai pukul 19.00 WIB dan hanya melayani pesanantake away.

"Jujur kaget saya baru tahu, padahal niatnya besok (Sabtu) jalan-jalan sama teman," ucapnya ketika dijumpai di Masjid Pusdai, Jumat, 17 Juni 2021.

Warga lainnya, Riyanti Hayuning (24) menilai, keputusan Pemerintah soal pembatasan jam operasional kafe, resto, dan PKL, sampai 19.00, ini bagus, agar meminimalisir kegiatan masyarakat di luar rumah.

Namun, di sisi lain, ia juga merasa iba jika sedang butuh makanan untuk makan malam di atas pukul 19.00, ternyata sudah pada tutup.

"Apalagi buat PKL yang pemasukannya kebanyakan dari orang-orang yang beli langsung, mungkin bakal merugikan mereka dengan aturan yang seperti ini," tutupnya. [*]