JAKARTA, AYOBANDUNG.COM-- Bareskrim Polri akan bertindak tegas terhadap pinjaman online (Pinjol) ilegal atau bodong yang kerap meresahkan masyarakat.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus), Kombes Pol Whisnu Hermawan Februanto, mengatakan saat ini hanya ada 1.700 pinjaman online yang terdaftar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

"Pak Kabareskrim telah mengirimkan telegram ke seluruh jajaran Polri Indonesia untuk mengungkap perkara pinjol yang ilegal. Saat ini yang terdaftar di OJK ada 1.700 pinjaman online, kami menduga ada sekitar 3.000 pinjol ilegal atau yang tak terdaftar resmi oleh negara," kata Whisnu. 

Menurutnya, kasus pinjaman online tersebut menjadi sorotan, lantaran banyak masyarakat yang kerap mengalami kerugian materil hingga non materil.

"Ada beberapa korban yang hanya meminjam uang beberapa ribu saja, kemudian diteror dengan foto-foto yang vulgar dengan menginformasikan ke teman-temannya, keluarganya, bahkan sampai ada yang stres akibat pinjaman yang tidak benar ini," tuturnya. 

Hingga saat ini, petugas kepolisian terus memburu pinjol-pinjol ilegal yang melakukan tindakan melawan hukum. Whisnu mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban agar dapat melaporkan ke pihak kepolisian. 

"Silakan laporkan kepada polisi terdekat. Karena semua reserse yang ada di Indonesia ini sudah paham dan memahami dengan arahan Kabareskrim terkait pengungkapan kasus pinjol tersebut. Mudah-mudahan kasus ini tidak ada lagi dan Polri bisa mengungkap sebanyak-banyaknya perkara tersebut," imbaunya.