NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mengalami peningkatan signifikan.

Bahkan, pada Kamis 10 Juni 2021 hari ini, jumlah warga KBB terpapar virus Corona mencatatkan rekor terburuk dengan penambahan 103 kasus. 

Angka tersebut merupakan yang pertama dalam sejarah penyebaran Covid-19 di Bandung Barat. Pasalnya, sejak pandemik Covid-19 melanda Indonesia, kasus harian di KBB tak pernah menyentuh angka 100. 

"Per hari ini ada 103 pasien terpapar Covid-19. Sepanjang sejarah KBB ada Covid-19, tanggal 10 Juni 2021 angkanya mencapai di 100, bahkan lebih. Mudah-mudahan ini puncaknya. Besok lusa landai dan turun lagi," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 KBB, Agus Ganjar Hidayat. 

Selain penambahan kasus harian cukup signifikan, angka kematian di KBB juga sangat tinggi. Dalam 10 hari, ada 13 orang meninggal karena virus corona. Artinya, hampir setiap satu hari ada 1 orang meninggal karena Covid-19. 

"Kalau lihat data ini, tingkat kematian karena Covid-19 di KBB berarti masih tinggi," jelasnya. 

Berdasarkan data terakhir, total konfirmasi Covid19 di KBB ada 8.191 kasus. Dari jumlah itu total positif aktif ada 703 kasus dengan tingkat kesembuhan mencapai 7.378 orang, serta total warga meninggal dunia 110 orang. 

Agus menjelaskan, sebaran kasus Covid-19 tertinggi ada di 3 Kecamatan. Yaitu Lembang sebanyak 190 kasus, Padalarang 133 kasus, dan Parongpong 97 kasus. 

"Sebaran paling rendah ada di 3 Kecamatan yaitu Saguling 6 orang, Gununghalu 7, dan Sindangkerta 9 orang. Berdasarkan zonasi di 165 desa. Terdapat 66 desa masuk zona hijau, 97 desa zona kuning, dan 2 zona orange di Desa Jayagiri Kecamatan Lembang dan Desa Langensari," terangnya. 

Untuk perkembangan zonasi di tingkat RT. Dari 9.037 RT di KBB, sebanyak 8.667 zona hijau, 360 zona kuning, 5 zona orange, dan 5 RT zona merah.

"Untuk Zona merah RT ada di desa Cibogo, Kecamatan Lembang dan Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang 1 RT," kata Agus. 

Diketahui, berdasarkan evaluasi Satgas Covid-19 pusat, KBB menjadi 2 daerah yang masuk zona merah bersama Ciamis di Provinsi Jawa Barat. Meski begitu, di tengah situasi kritis di KBB terdapat kabar baik dari ketersediaan ruang rawan pasien Covid-19 (BOR). 

"Untuk ketersediaan bad. KBB memiliki 3 RSUD, 1 rumah jiwa, dan 2 rumah sakit swasta. Dari 6 rumah sakit yang ada kalau jumlahnya 117 bed. Dari jumlah ini sudah terisi 66 bed. Masih kosong 51 tempat tidur," tambahnya. 

Satgas Covid-19 KBB tak henti-hentinya mengajak masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara tetap memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Selain itu, karena situasi zona merah warga bisa mengurangi mobilitas. 

"Mari sama-sama disiplin 3M. Kurangi juga bepergian jika memang tidak sangat mendesak," pungkasnya. [*]