MANGKUBUMI, AYOBANDUNG.COM — Gema takbir terdengar dari masjid-masjid saat menjelang masuknya Gerhana Bulan Total, Rabu, 26 Mei 2021 petang.

Usai salat magrib, sebagian warga tampak berada di luar rumah untuk menyaksikan secara langsung fenomena alam tersebut.

Sebagian warga juga ada yang menggelar salat sunnah gerhana bulan di masjid, seperti yang dilakukan oleh warga Kampung Babakan Kupa, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Salah seorang warga, Helmi (39) mengatakan, fenomena alam 

Super Blood Moon
sangat langka terjadi. Ia bersama-sama warga lainnya sudah menggelar takbiran dan melaksanalan salat sunah gerhana bulan.

"Gerhana bulan Super Blood [Moon] ini sangat langka. Abis salat sunah langsung liat ke langit," ujar Helmi.

Menurutnya, cuaca yang cerah membuat proses Gerhana Bulan begitu indah. Bintang-bintang di langit pun sangat banyak menambah keindahan alam semesta.

"Alhamdulillah bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa harus pake teropong," ucapnya.

Ia menuturkan, fenomena alam ini harus dinikmati dengan cara bersyukur dan meningkatkan ketaqwaan kepada Sang Pencipta.

"Kalau saya dengar dari ustaz sih suatu saat nanti planet-planet, bulan, dan matahari, itu akan saling bertabrakan, kiamat. Kalau fenomena gerhana ini masih ada jarak di antara Matahari, Bumi dan Bulan," kata dia.

"Mudah-mudahan kita diselamatkan oleh Allah dan tidak merasakan ngerinya hari kiamat," harapnya. [*]