TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Kasus meninggal akibat Covid-19 di Kota Tasikmalaya di hari Lebaran, Kamis, 13 Mei 2021, cukup tinggi.

Petugas pemakaman Covid-19 di Tempat Pemkaman Umum (TPU) Aisya Rashida, Senjaya Setiawan mengatakan, di hari pertama Idulfitri 1442 Hijriah, ia bersama tim pemakaman menguburkan 4 jenazah pasien Covid-19. Sementara di hari kedua Lebaran menguburkan 1 jenazah pasien Covid-19.

"Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Tasik pada hari raya Idulfitri dan hari kedua ini ada peningkatan. Di hari lebaran ini ada 5 jenazah yang dimakamkan," ujar Senjaya, Jumat, 14 Mei 2021.

Ia menuturkan,  karena tanggung jawab dan kewajiban sebagai petugas pemakaman, ia bersama teman-temannya tidak bisa lari dari tugas untuk menguburkan jenazah Covid-19 kendati bertepatan dengan hari Lebaran.

"Ini sudah tugas kami. Jika orang lain berkumpul dengan keluarga merayakan Lebaran, tapi kami harus menguburkan 5 jenazah di hari raya. Pakaian Lebaran kami baju hazmat," ucapnya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi adanya pasien Covid-19 yang meninggal, pihaknya sudah menyiapkan lubang-lubang pemakaman agar dalam proses penguburan jenazah pasien Covid-19 bisa dengan cepat dimakamkan.

"Saya bersama tim menyiapkan 2 sampai 3 lubang, karena jika mendadak terlebih yang meninggalnya lebih dari 2 membutuhkan waktu cukup banyak untuk menggali tanah. Bisa sampai 2 jam penggalian," ungkapnya.

Senjaya menyebut, ada sekitar 94 makam dari pasien Covid-19 yang dikuburkan di TPU Aisya Rashida. Pihaknya menyediakan lokasi pemakaman khusus Covid-19 dengan luar sekira 150 bata.

"Banyakan makan yang Covid-19 di sini. Kalau makam biasa sekitar 17 makam di sini (TPU Aisya Rashida). Tapi tidak semua yang Covid-19 dimakamkan di sini, tapi banyak juga yang di TPU warga, " kata dia.

Berdasar data dari Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya, hingga 14 Mei 2021, korban meninggal akibat Covid-19 jumlahnya sebanyak 171 orang. 122 orang terkonfimasi positif Covid-19 dan 49 orang probable.