LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ucapan lebaran tema larangan mudik. Sebab larangan mudik masih mewarnai situasi Idulfitri 2021 karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Meski demikian, hal tersebut bukan berarti silaturahmi dengan orang terdekat jadi terputus. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menjaga silaturahmi meski berjauhan adalah dengan saling berkirim pesan.

Dikutip dari Suara.com (jaringan Ayobandung.com), berikut kumpulan ucapan Lebaran yang dapat dikirim ke kerabat dan keluarga:

  • Berharap pada lesung, yang ada hanya rumpun jerami. Ingin hati bertemu langsung, namun yang sampai hanya pesan ini. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
  • Jarak mungkin jadi penghalang, bahkan kini aku tak bisa pulang. Meski begitu mohon izinkan ku ucapkan maaf dari hati terdalam. Mohon maaf lahir dan batin untuk keluarga yang selalu aku rindukan
  • Berharap pada lesung, yang ada hanya rumpun jerami. Ingin hati bertemu langsung, namun yang sampai hanya pesan ini. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.
  • Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
  • Meski tangan tak kunjung bisa berjabat dan raga tak dapat berpeluk erat, semoga doa tetap dapat mendekatkan, selamat hari raya Idul Fitri 2021, mohon maaf lahir dan batin
  • Buka hati dapat cinta, buka buku dapat ilmu, buka ponsel dapat Whatsapp, buka Whatsapp dapat ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin.
  • Di tanah perantauan ini, aku haturkan permintaan maaf setulus-tulusnya padamu yang nun jauh di sana. Semoga di hari yang fitri, pintu maaf itu terbuka lebar sebagaimana menyambutku ketika pulang.
  • Meski wajah tak mampu berjumpa, tangan tak bisa saling menjabat, semoga coretan kata ini mampu menjadi jembatan di hari penuh kemenangan. Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal aidin wal faizin.
  • Dalam untaian pesan yang ku kirimkan, teriring jabat tangan yang belum bisa ku dekatkan. Teriring pula kuucapkan, selamat hari raya Idul Fitri 1442 H, mohon maaf lahir dan batin.
  • Meski tangan tidak bisa berjabat, meski ucapan tidak bisa terdengar karena jarak dan waktu memisahkan. Dengan tulisan ini aku bisa ucapkan, selamat hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah mohon maaf atas segala kesalahan.
  • Tiada yang lebih mengesankan dibanding berlebaran di kampung halaman. Maaf aku tak pulang, tentu bukan karena tidak rindu. Tapi, keadaan yang memaksaku. Selamat Hari Raya Idul Fitri dari anakmu di perantauan.
  • Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin ibu ku tersayang, semoga tahun depan kita dapat menyambut hari raya Idul Fitri bersama lagi
  • Sepuluh jari yang tersusun rapi, Membawakan harum bunga melati. Niat diriku ini setulus hati, meminta maaf kepada Ibu di hari fitri yang suci ini.