MANCHESTER, AYOBANDUNG.COM--Manchester United mengalami jadwal padat pertandingan sehingga harus melakukan berbagai strategi.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengakui jika jadwal 'gila' timnya di penghujung musim ini harus membuatnya melakukan rotasi pemain pada laga lanjutan Liga Utama Inggris 2020/2021 kontra Leicester City.

Manchester United akan menerima lawatan Leicester di Old Trafford, Manchester, Rabu 12 Mei 2021, dini hari nanti pukul 00.00 WIB.

Laga tersebut termasuk dalam rangkaian tiga pertandingan liga yang harus dijalani Manchester United dalam kurun waktu hanya enam hari, setelah sebelumnya menang 3-1 atas tuan rumah Aston Villa akhir pekan lalu serta akan menjamu Liverpool pada Jumat 14 Mei 2021.

Solskjaer, yang masih coba mengintip peluang Manchester United membuat keajaiban dengan menyalip Manchester City dan jadi juara Liga Inggris musim ini, pun mengakui jika dirinya tak punya pilihan lain selain melakukan rotasi lawan Leicester.

"Saya harap saya bisa bilang pada para pemain yang jadi langganan starter; 'Ayo, main sekuat tenaga di sisa laga'.  Tapi, itu mustahil. Ini jadwal yang tak masuk akal, saya pikir kami memang harus melakukan rotasi. Kami tak punya pilihan," keluh Solskjaer seperti dimuat Tribal Football.

"Itu bagian yang sulit bagi saya, tahu jika saya menurunkan 11 pemain ini (yang main lawan Aston Villa) di laga besok (lawan Leicester) dan lagi pada laga lawan Liverpool nanti, saya bisa membuat mereka cedera," terangnya.

"Bicara integritas di liga, jangan salahkan saya kalau saya harus membuat perubahan karena saya harus melakukannya. Tidak aman bagi mereka untuk memainkan semua laga ini, ini terlalu berisiko. Jadi, saya harus membuat prioritas," papar Solskjaer.

Jadwal padat Manchester United ini sendiri terjadi gara-gara laga kontra Liverpool yang ditunda karena suporter berunjuk rasa hingga merangsek ke Old Trafford.

Laga tunda itu dijadwalkan Jumat 14 Mei 2021 dini hari WIB, membuat laga kontra Leicester, yang seharusnya dimainkan Kamis, dimajukan jadi Rabu dini hari nanti meski Manchester United baru bertandang ke Villa Park pada hari Minggu kemarin.

Secara matematis, Manchester United masih bisa mencuri gelar juara Liga Utama Inggris 2020/2021 dari Manchester City, setelah tim asuhan Pep Guardiola itu kalah melawan Chelsea akhir pekan lalu.

Manchester United bisa memperkecil jarak menjadi empat poin saja jika mampu memenangi laga kontra Leicester dan Liverpool, sebelum City kembali berlaga.

Manchester United wajib memenangkan semua sisa pertandingan dan berharap City tidak menang sekalipun di tiga laga terakhir melawan Newcastle United, Brighton, serta Everton.