CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur menangkap seorang pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur berinisial AR, diduga terlibat dalam kasus pemalsuan surat keterangan Swab Antigen asli tapi palsu.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, membenarkan penangkapan salah seorang pegawai Dinas Kesehatan Cianjur berinisial AR yang merupakan hasil pengembangan kasus penemuan surat Swab Antigen asli tapi palsu yang digunakam sopir travel gelap.

Penangkapan AR ini hasil pengembangan yang menyatakan keterlibatan pelaku ini bertugas menyediakan softcopy surat keterangan, dan stempel dari dinas kesehatan setempat yang diserahkan kepada tersangka JAB yang ditangkap sebelumnya.

"JAB selaku Pelaku utama ini mendapat soft copy dari orang dalam Dinas Kesehatan bernisial AR yang menyediakan soft copy nya,” terang Kapolres pada wartawan, Selasa 4 Mei 2021.

Total yang terlibat dalam pemalsuan surat keterangan Swab Antigen aspal ini, ungkap Kapolres, ada tiga orang. Semua tersangka ini tengah dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Cianjur.

"Ternyata, terungkap dari keterangan tersangka telah membuat sebanyak 100 lembar surat keterangan hasil swab antigen dan PCR palsu dalam kurun waktu tiga bulan,” katanya.

Tidak hanya mengamankan para tersangka, Polres Cianjur mendapatkan sejumlah barang bukti seperti, satu unit mobil travel gelap, cap atau stempel Dinkes Kabupaten Cianjur, laptop, dan printer.

Akibat perbuatannya, terang Kapolres, para tersangka dijerat dengan pasal 263 KUHPidana dan pasal 268 KUHPidana dengan ancama maksimal enam tahun penjara.