CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi telah menyiapkan anggaran Rp19,6 miliar untuk Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan anggota DPRD. 

"Kita sudah siapkan anggaran Rp 19,6 miliar untuk THR ASN tahun ini. Tahun lalu kan kepala daerah, DPRD terus juga PNS yang esselon II gak dapat. Tahun sekarang dapat," terang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, Selasa 4 Mei 2021.

Tahun lalu, kepala daerah dan anggota DPRD tidak mendapatkan tunjangan hari raya lantaran pandemi Covid-19. Namun untuk tahun ini, ASN dan DPRD bisa mendapat THR seseui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji Ke-13 kepada ASN, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Tahun 2021.

Teknis pencarian THR bagi ASN dan DPRD akan diatur Peraturan Wali Kota (Perwal). Saat ini, aturan tersebut masih dievaluasi oleh Pemprov Jabar. 

Setelah Perwal turun, maka akan langsung dicarikan. Pencairan THR dilakukan maksimal H-7 Lebaran 1442 Hijriah. 

"Kita targetnya sebelum lebaran sudah cair semua. Kalau komponennya sesuai aturan hanya gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan beras dan tunjangan jabatan. Tidak termasuk TKD (Tunjangan Kinerja Daerah (TKD)," jelas Rini.

Nasib berbanding terbalik bakal dialami para pegawai non PNS atau honorer. Berbeda dari sekitar 4.000 lebih ASN yang bakal diguyur THR, para tenaga honorer kemungkinan besar tidak akan mendapatkan hak keagamaan tahun ini.

"Tenaga honorer tidak termasuk," ucapnya.