KADIPATEN, AYOBANDUNG.COM — Arus pemudik yang melintasi Jalur Utama Selatan Jawa Barat (Jabar), tepatnya di Jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mulai ramai pada malam hari.

Kendaraan roda 4 maupun roda 2, dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan sebaliknya, mulai melintasi Jalur Gentong ketika hari sudah malam.

Dari pelat nomor kendaraan yang melintasi Jalur Gentong, terpantau banyak kendaraan berpelat nomor B, D, F, Z, bahkan R.

Salah seorang pemudik yang mengendarai sepeda motor dari Bandung dengan tujuan Ciamis, Aji Firmansyah mengaku, dirinya bersama teman-teman satu daerah sengaja memilih pulang lebih awal pada malam hari untuk menghindari penyekatan.

"Tahu ada larangan mudik dan ada penyekatan. Makanya sengaja berangkat malam hari untuk mudik," ujar Aji, Minggu malam, 3 Mei 2021.

Ia menyebut, dirinya nekat mudik lebih awal dan malam hari karena khawatir ada penyekatan dan akan diputarbalikan kembali ke Bandung.

"Saya kangen ingin berkumpul bersama keluarga disaat Lebaran Idulfitri," ucapnya.

Kendati pekerjaannya masih belum memasuki waktu libur, dirinya memaksakan pulang kampung demi berkumpul bersama keluarga dan kerabat.

"Masih masuk kerja. Nekat pulang sekarang karena kalau nanti pasti banyak penyekatan di jalan," ungkapnya.

Ia menuturkan, sejak berangkat dari Bandung hingga sampai Jalan Gentong belum menemukan adanya penyekatan pemudik oleh petugas. Sejauh ini, perjalanan pemudik lancar-lancar saja tanpa kendala.

"Ini istirahat dulu sebelum di Gentong. Alhamdulillah sebentar lagi segera sampai Ciamis dan bertemu keluarga," kata dia. [*]