CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Kebijakan larangan mudik diprediksi tak akan banyak mengubah kunjungan di sektor wisata saat masa mudik Lebaran tahun 2021.

Sebelumnya sejumlah pihak memprediksikan tempat wisata atau perhotelan bakal mengalami keterisian akibat pemudik yang mengalihkan orientasi perjalanan akibat kebijakan larangan mudik.

Pengamat pariwisata Cirebon dari Poltekpar Prima Internasional Cirebon, Agung Setiawan menyebut, larangan mudik tetap berdampak pada dunia pariwisata, seperti halnya pukulan pandemi.

Menurutnya, tingkat perolehan pendapatan hingga penyerapan sumber daya manusia (SDM) yang rendah akan tetap dialami pelaku usaha pariwisata.

"Pendapatan turun, tidak seperti sebelum pandemi. Penyerapan SDM juga rendah, seperti pemandu wisata, pasti berkurang jumlahnya karena pengunjungnya pun turun," katanya kepadaAyocirebon.com, Rabu, 7 April 2021.

Dia memprediksi, larangan mudik Lebaran tahun ini akan membuat destinasi wisata di Kota Cirebon didominasi pelancong lokal. Pasalnya, kebijakan itu menyebabkan pergerakan orang dari luar daerah terbatas.

Dengan kondisi itu, pelaku usaha pariwisata dituntut lebih kreatif untuk menarik minat pelancong lokal.

Menurut dia, tantangan bagi pelaku usaha pariwisata adalah menghindari kejenuhan para pelancong lokal yang telah terbiasa dengan destinasi wisata di sekitar mereka.