TURIN, AYOBANDUNG.COM — Rabu, 7 April 2021, pukul 23.45 WIB, Andrea Pirlo berhasil menyelamatkan nasibnya setelah Juventus berhasil mengalahkan Napoli dengan skor 2-1 dalam lanjutan Serie A Liga Italia.

Tidak butuh waktu lama bagi anak asuh Pirlo untuk membuka jalan naik di klasemen ke posisi tiga. Kebuntuan segera terpecahkan pada menit ke-13. Sebuah umpan tarik Federico Chiesa mengarah ke Cristiano Ronaldo. Dengan tenang kapten Portugal itu melepaskan tembakan mendatar, merobek jala kiper Napoli yang dijaga Alex Meret.

Lalu, pada menit ke-69, Pirlo menarik Alvaro Morata dan Juan Cuadrado. Sebagai gantinya, ia memasukkan Paulo Dybala serta Weston McKennie.

Hanya butuh waktu empat menit bagi Dybala, yang sudah lama absen karena cidera, untuk membuktikan kualitasnya. Pada menit ke-73, Dybala sukses membuat Juventus menjauh. Setelah mendapat umpan Bentancur, dengan tenang La Joya menaklukkan Meret.

Adapun satu-satunya gol Napoli tercipta dari penalti. Lorenzo Insigne yang menjadi eksekutor berhasil menaklukkan Gianluigi Buffon.

Bagi Pirlo, kemenangan ini amat penting, sebab ramai dikabarkan dirinya akan dipecat jika sampai kalah dari Napoli.

Pirlo menilai anak buahnya memiliki semangat yang tepat, yang selama ini hilang dari Si Nyonya Tua.

“Ketika Anda memiliki semangat ini, ketika Anda mengorbankan diri Anda untuk melindungi rekan setim Anda yang berada di luar posisi, inilah hasilnya; dan mungkin itulah yang kami lewatkan di pertandingan lain,” kata Pirlo kepada Sky Sport Italia.

“Kami telah mempraktikkan pendekatan ini dengan dua pemain sayap lebar, menciptakan ruang untuk Chiesa dan Cuadrado. Saya hanya menyesal kami tidak membuat lebih banyak serangan balik, karena kami seharusnya mencetak lebih banyak gol.

Terlepas dari kesuksesan taktisnya kali ini, tekanan yang diterima Pirlo cukup besar, dengan laporan yang menunjukkan bahwa sudah ada nama-nama pelatih yang akan menggantikan dirinya.

“Saya tahu ini adalah tugas seorang pelatih sebelum saya mengambil alih, jadi saya bukannya tidak siap. Memiliki kasus Covid-19 positif sebelum pertandingan dan keraguan sampai akhir tidak membantu [situasi kami], tetapi kami telah berada dalam situasi ini sepanjang musim," lanjutnya.

Selain itu, Pirlo beralasan kehilangan pemain penting, seperti Dybala, amat berpengaruh terhadap performa Juventus yang cukup buruk belakangan ini.

“Kehilangan pemain seperti Dybala dalam jangka waktu yang lama jelas akan menjadi masalah bagi tim mana pun. Yang lain melakukannya dengan baik, tetapi semakin banyak opsi untuk digunakan, semakin baik.” [*]