GEDEBAGE, AYO BANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts sudah terbiasa dengan situasi sepak bola Indonesia sejak memulai kepelatihannya di Tanah Air di musim 2009. Sepanjang karier kepelatihannnya itu pula, Robert banyak mendapatkan pengalaman unik selama terjun dalam Industri sepak bola Tanah Air.

Namun pada Liga 1 2020, Robert menilai menjadi musim kompetisi yang unik dan baru ia alami selama berkareir sebagai pelatih. Selain kompetisi yang dibuat mati suri karena pandemi Covid-19 , nasib Liga 1 2020 pun dibuat gantung.

"Ini situasi yang unik, saya tahu itu, dan karena terjadi di Indonesia ini jadi lebih unik dari manapun," Kata Robert, Jumat (16/10/2020).

Robert mencontohkan, sepanjang musim ini dirinya banyak mengubah program latihan. Menurut Robert, kondisi ini pun kian unik lantaran dirinya belum pernah melakukan hal serupa di musim-musim kompetisi terdahulu.

Untuk berjaga-jaga, Robert mengaku akan kembali mengubah program latihan bagi para pemainnya hingga Januari 2021. Alasan Robert mengambil langkah ini sebagai persiapan apabila timnya sudah bisa berlaga pada Januari 2021.

"Ya saya harus mengubahnya, kami tidak bisa menggunakan program yang asli untuk saat ini, kami harus mengubahnya lagi," ungkap Robert.

Di musim ini, eks pelatih Arema FC dan PSM Makassar itu mengaku sangat sering mengubah jadwal latihan. Dirinya bahkan lupa sudah berapa kali merevisi program latihan untuk hadapi lanjutan kompetisi musim 2020 yang belum pasti.

"Bahkan saya sampai tidak tahu sudah berapa kali saya mengubah program untuk musim ini," ujarnya.

Liga 1 2020 sempat memainkan 3 pekan pertandingan. Namun PSSI terpaksa menghentikan kompetisi pertengahan Maret lalu usai pandemi virus corona semakin meluas di Indonesia.

Semula, lanjutan Liga bakal bergulir pada 1 Oktober. Namun hal itu gagal terlaksana karena tak memperoleh izin dari pihak kepolisian. Kini, kompetisi diwacanakan akan digulirkan kembali 1 awal November. Namun belum aja jaminan pula, lantaran PSSI masih belum mengantongi izin kepolisian.