AYOBANDUNG.COM – Lewat bantuan kamera tertentu, kita dapat mengambil gambar benda-benda yang selama ini tidak bisa dilihat oleh mata manusia. Tidak percaya?

Memotret pada dasarnya adalah seni melukis menggunakan cahaya. Semua benda di sekeliling kita, baik yang di dalam ruangan maupun di luar ruangan, sesungguhnya bisa kita jadikan objek fotografi yang menarik dan ciamik.

Citra atau gambar yang kita hasilkan lewat kamera pada hakikatnya merupakan momen-momen yang kita bekukan. Selain untuk keperluan dokumentasi pribadi, foto atau gambar yang kita hasilkan bisa juga kita gunakan untuk tujuan-tujuan komersial, yang menghasilkan profit finansial.

AYO BACA : Belajar Fotografi di Komunitas Foto Amatir Bandung

Umumnya, kita memotret objek-objek yang tampak di sekeliling kita. Namun, selain objek-objek yang tampak, bagi mereka yang percaya, di sekitar kita juga ada objek-objek yang tidak tampak oleh mata kita. Sebagian orang menyebut objek-objek yang tidak terlihat itu sebagai makhluk halus, hantu, jin, roh atau lelembut.

Fotografi hantu merupakan salah satu genre yang khusus memfokuskan pada upaya menangkap citra atau mengambil gambar objek-objek yang selama ini tidak bisa dilihat oleh mata kita.

Di Barat, tempat fotografi pertama kali ditemukan, fotografi hantu mulai menarik perhatian orang sejak akhir abad ke-19.

AYO BACA : Ingin Jadi Fotografer Travel? Ini Saran dari Pakarnya

William Mumler disebut-sebut sebagai salah seorang tokoh fotografi hantu berkat keberhasilannya secara tak sengaja memotret sebuah sosok misterius yang sedang bersama dirinya di tahun 1860-an.

Sebagaimana genre-genre fotografi lainnya, fotografi hantu juga mensyaratkan penguasaan teknis, semisal pemilihan kamera, penggunaan jenis lensa, penggunaan bukaan diafragma maupun pilihan ISO serta filter. Artinya, kita tidak asal jeprat-jepret menggunakan kamera. Ada persoalan-persoalan teknis yang perlu terlebih dahulu kita pelajari dan kuasai.

Selain belajar secara otodidak dengan cara membaca buku-buku maupun bahan-bahan bacaan yang tersebar di internet terkait fotografi hantu, mereka yang tertarik menekuni genre fotografi ini juga bisa belajar langsung dengan cara menjadi anggota komunitas fotografi hantu.

Di Indonesia saat ini, sudah ada beberapa komunitas fotografi yang khusus mewadahi mereka yang memiliki minat dalam fotografi hantu. Berburu (hunting) foto hantu adalah salah satu aktivitas utama komunitas ini.

Selain kemampuan teknis, salah satu modal penting bagi mereka yang tertarik menekuni fotografi hantu adalah nyali. Mereka yang penakut, sudah barang tentu, tidak disarankan untuk menekuni fotografi hantu maupun bergabung dengan komunitas fotografi hantu.

AYO BACA : Fotografer Pro Ungkap Rahasia Fotogenik Kate Middleton Saat Dipotret